Persembahan Cinta Dariku

Bismillah…

Seperti matahari yang menyinari bumi..

Hangat sampai merasuk kedalam bumi..

Begitu pula dengan senyummu…

Senyuman yang sederhana..

Senyum yang selalu membuat diri ini hangat..

Senyum yang selalu kurindukan..

Senyum yang penuh dengan cinta..

Mungkin kau akan menganggapku lebay. Tapi, inilah yang sedang aku rasakan. Entah ada angin apa tanganku ini mengajakku untuk menulis tentangmu. Tulisan yang kutulis dengan deraian air mata. Tulisan yang entah kau akan berkenan membacanya. :’)

Mbaku, pertama aku ingin minta maaf padamu atas segala-galanya. Juga, aku minta maaf, aku tak dapat hadir dalam lingkaran yang indah… lingkaran yang penuh dengan warna… lingkaran pelangi. :’) Afwan jiddan.. aku menyesal tak bisa hadir. Karena ada sesuatu yang membuatku tidak bisa menghadiri lingkaran itu..😥

Jujur aku sedih karena tak dapat hadir. Padahal aku sendiri yang merindukan untuk melingkar dan bertemu dengan…. (afwan lagi ya mba, aku kutip dari blogmu :’))

–      Evi si merah yang kalo kata mba biasa kalem sudah mulai menunjukkan sisi lucunya..

–      Siska si jingga yang baru ikut dalam lingkar kecil ini semoga ada kenyamanan..

–      Retno si kuning dengan pemalunya..( dan aku berharap bisa bertemu denganmu dilingkaran pelangi, biar kita semua lengkap :’))

–      Yeyen si hijau yang dikenal dengan cerewet tapi gak kalah cerdasnya..

–      Lida si nila dengan manja dan kelembutannya.. dan kau tahu, kadang aku iri dengan kemanjaanmu.. *eh? (pelukiss jauh :* {} )

–      Mba Kirana si ungu yang begitu heroik dan semangat..

Mbaku, ingin sekali aku memelukmu sekarang juga. Kau tahu, aku menangis saat membuka dan baru membaca sepenggal postingan blogmu. Aku menangis karena tak bisa ikut melingkar. Serasa aku bersalah sekali…

Mbaku, kau tahu, kau seperti kakak kandungku saja. Aku selalu menginginkan seorang kaka yang nanti akan membimbingku kejalan yang Allah selalu ridhoi. Dan alhamdulillah aku bertemu dengan engkau.. :’)

Mbaku, aku sangat sangaaaaaaaaaaaaaaat mencintaimu karena Allah.. :’) memang, baru sebentar kita mengenal, tapi sudah serasa seperti bertahun-tahun.

Mbaku, teruslah bersinar bak mentari. Bersinar… agar pelangi ini tak redup. Bersinar.. sehingga pelangi ini akan terus terasa indah karena sinarmu.

Semoga ukhuwah ini akan terus terjaga sampai Jannahlah yang mempertemukan kita kembali… :’)

Ukhibuki fillah duhai murabbiku.. :’* {}

Si biru yang masih tetap biru. Dan selalu merasa biru.

Adhekmu..

Ucha.. :’)

BIARLAH PELANGI YANG KAU SINARI AKAN TERUS BERSINAR. BERSINAR HINGGA JANNAH YANG AKAN MEMPERTEMUKAN KITA KEMBALI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s